Simpanan, Tabungan, dan Investasi

From The Desk Of Prita Hapsari Ghozie

 

Seringkali kita mendengar ada yang berkata, “Saya sudah menyisihkan penghasilan setiap bulan, namun mengapa saldo tabungan saya tidak pernah bertambah?”

Masih banyak masyarakat yang masih salah dalam memposisikan tabungan yang dimiliki selama ini dengan memperlakukannya sebagai simpanan dompet elektronik. Rekening yang dianggap sebagai tabungan, ternyata berfungsi sebagai simpanan bulanan yang ditujukan untuk memenuhi kebutuhan hidup rutin. Jadi, sebenarnya apa itu simpanan, tabungan, dan investasi? Inilah Penjelasannya:

 

1. Simpanan

Simpanan adalah pos yang Anda pergunakan untuk melakukan transaksi keuangan secara rutin dan umumnya dalam jangka pendek. Contoh penggunaan simpanan adalah rekening tabungan dengan fasilitas kartu ATM sekaligus kartu debit yang digunakan untuk operasional biaya hidup bulanan atau pun uang elektronik. Dengan demikian, penghasilan setiap bulan yang dialokasikan untuk biaya hidup rutin sebaiknya ditempatkan di simpanan yang ditujukan akan habis digunakan setiap bulannya.

 

2. Tabungan

Tabungan adalah penghasilan hari ini yang disisihkan untuk melakukan pembelian yang cukup besar dalam beberapa bulan mendatang. Secara umum, ada kepastian hasil atas tabungan yang Anda kumpulkan.

 

Selain untuk konsumsi yang direncanakan, tabungan juga dapat difungsikan sebagai dana darurat yang hanya dipergunakan apabila terjadi kebutuhan yang tak terduga..

 

3. Investasi

Berbeda dengan simpanan dan tabungan, investasi adalah penundaan konsumsi hari ini untuk mengharapkan terjadinya kenaikan kekayaan dalam jangka panjang dan komsumsi di masa depan. Dalam hal investasi, kepastian hasil atas pengumpulan dana tidak dapat dipastikan dan dijanjikan. Ada faktor risiko bahwa hasil investasi tidak sesuai harapan, bahkan bisa jadi modal awal tidak kembali seluruhnya. Oleh sebab itu, semua investasi pasti mengandung risiko.

 

Setiap penghasilan yang diperoleh secara jelas punya alokasi masing-masing yang telah ditetapkan sesuai urutan prioritas. Dengan demikian, produk keuangan yang dipilih dan jumlah investasinya juga bisa lebih optimal. Seperti kata pepatah ,“By failing to prepare, you are preparing to fail”. Rencanakan keuangan Anda untuk hidup yang lebih baik. Live a Beautiful Life!