Mengapa Harus Reksadana?

From The Desk Of  Fioney Sofyan

Salah satu penyebab minimnya kesalahan keuangan yang sering terjadi adalah tidak bisanya membedakan antara apakah itu simpanan, tabungan dan investasi. Dengan tidak menyadari perbedaan antara simpanan dan tabungan saja, seringkali sudah membuat kekacauan dalam pengaturan cash flow.

Untuk menghindari terjadinya kesalahan keuangan lebih lanjut, berikut adalah penjelasan sederhana perbedaan antara simpanan, tabungan dan investasi.

1. Simpanan

Simpanan adalah uang yang Anda tempatkan dalam sebuah rekening, di mana pemasukan yang terjadi biasanya hanya satu kali dalam sebulan, namun Anda mempergunakan rekening tersebut untuk seleuruh kebutuhan. Atau dengan kata lain, pemasukannya sekali, dan pengeluarannya sering.

Seringnya pengeluaran ini tentunya tidak sekaligus, bahkan bisa kecil-kecil namun sering. Dengan kata lain, simpanan adalah tempat penyimpanan sementara uang yang Anda dapatkan, untuk kemudian dipergunakan membayar kebutuhan sehari-hari.

Sebaiknya rekening simpanan ini dipisah dengan rekening tabungan dan investasi, agar Anda tidak tergoda untuk mempergunakan dana yang ada, untuk kebutuhan pribadi. Membedakan rekening untuk simpanan ini menjadi penting, karena dengan demikian Anda tahu rekening mana yang bisa dipergunakan untuk kebutuhan hidup sehari-hari dan mana untuk kebutuhan yang lain.

 

2. Tabungan

Berbeda dengan simpanan, tabungan adalah rekening yang Anda pakai untuk menabung, atau menyimpan uang Anda, dan tidak memakainya untuk jangka waktu tertentu. Atau dengan kata lain, aktivitas pemasukan uang ke dalam rekening ini lebih sering, dibandingkan dengan pengeluaran yang terjadi. Dan kalaupun terjadi pengeluaran, maka nilai nominalnya cenderung lebih kecil daripada pemasukan.

Biasanya tabungan ini memiliki jagka waktu tertentu, dan dipergunakan untuk memenuhi tujuan keuangan tertentu. Misalnya untuk uang pakal masuk anak sekolah, dana traveling, dan lain-lain yang sifatnya jangka pendek. Jangka pendek yang dimaksud adalah untuk jangka waktu 1-3 tahun, atau bahkan mungkin hanya dalam hitungan beberapa bulan ke depan.

Penggunaan tabungan adalah untuk pengeluaran yang sudah direncanakan dan dana yang ditaruh memang sudah disisihkan dari simpanan, sehingga tidak akan mengganggu kebutuhan hidup pokok lainnya, yang sudah Anda alokasikan dalam simpanan.

 

3. Investasi

Investasi adalah suatu bentuk tabungan, yang peruntukkannya untuk jangka waktu yang lebih panjang, dan ditempatkan pada instrument investasi yang bisa memberikan hasil imbal balik yang lebih besar dari bunga bank dan bunga deposito. Ide awal dari berinvestasi adalah untuk memenuhi kebutuhan hidup yang terus meningkat, mengejar inflasi, memenuhi tujuan keuangan, dan lain-lain tergantung kebutuhan setiap masing-masing individu.

 

 

Tanpa berinvestasi, uang yang Anda miliki tidak akan berkembang, malah tergerus oleh inflasi dan bunga administrasi. Namun bukan berarti investasi ini bisa bebas risiko. Ada risiko yang mengikuti, namun risiko ini bisa diminimalisir dengan perpanjangan waktu dan diversifikasi.

Risiko dalam berinvestasi timbul akibat dari reaksi pasar tertentu pada instrument investasi yang Anda pilih. Sehingga hasil imbal balik yang Anda dapatkan bisa bervariasi sesuai dengan bagaimana fluktuasi harga pasar yang terjadi saat ini. Namun perlu dipahami, bahwa tabunganpun tidak lepas dari risiko. Yaitu adanya risiko inlflasi juga yang akan menggerus nilai rupiah yang Anda miliki sehingga Anda tidak lagi bisa membeli barang yang sama dengan harga yang sama tahun mendatang.

Kalau Anda memiliki tujuan keuangan, akan lebih mudah tercapai dengan melakukan investasi. Namun sebelum mulai berinvestasi, pahami dahulu risikonya dan kenali instrument-intrumen investasi yang ada. Bila perlu konsultasikan pada yang ahli, agar Anda juga tidak terjebak dalam salah investasi dan hasil investasi yang Anda capai bisa lebih maksimal. Live a beautiful life!