Pemulihan Keuangan Pasca Lebaran

From The Desk of Prita Hapsari Ghozie

 

Bulan puasa dan Lebaran seringkali membuat pengeluaran menjadi membengkak. Bahkan untuk beberapa orang keberadaan THR tidak lagi membantu, bahkan masih harus mengambil dana dari tabungan yang lain. Jadi, apakah yang dapat Anda lakukan untuk memperbaiki kondisi keuangan pasca lebaran?

  1. Evaluasi penambahan utang konsumtif baru

Tanpa disadari, banyak masyarakat yang menambah utang konsumtif dengan dalih lebaran yang hanya setahun sekali. Mari evaluasi berapa besar penambahan saldo utang yang sudah terjadi, kemudia Anda fokuskan gaji bulan Juni untuk membayarkan setidaknya setengah dari saldo utang. Setengah dari gaji tetap harus dialokasikan untuk keperluan rutin bulanan seperti makan harian, uang sekolah, dan rumah tangga.

  1. Atur belanja sebulan ke depan dengan prioritas kecukupan gizi yang tinggi

Untuk sementara waktu kurangi kegiatan makan di luar. Selain itu, Anda juga dapat melakukan efisiensi pengeluaran belanja sebulan ke depan, namun dengan tetap memperhatikan kecukupan gizi. Bagi keluarga muda yang memiliki anak, kecukupan minuman dan makanan bergizi yang diutamakan. Alokasi penggunaan gaji bulanan harus lebih cermat dalam pembelanjaan rumah tangga.

  1. Pemulihan dana darurat dan utang

Apabila dana darurat kemarin terpakai untuk memenuhi kebutuhan selama bulan puasa dan lebaran, sebelum melakukan pengeluaran-pengeluaran rutin lainnya. Jangan menambah utang baru dengan memakai fasilitas KTA atau melakukan pengeluaran belanja bulanan dengan kartu kredit. Bahkan, Anda sebaiknya segera melakukan pelunasan kartu kredit agar Anda tidak terlibat utang yang lebih besar lagi.

  1. Kurangi pengeluaran yang bersifat konsumtif selama 3 bulan ke depan

Salah satu cara paling efektif yang bisa dilakukan adalah mengurangi pengeluaran yang bersifat keinginan. Contohnya adalah acara makan-makan di luar, nonton, dan lain-lain yang sifatnya tidak wajib dan untuk kesenangan. Pos Liburan akhir tahun pun bisa ditunda dan dialihkan dananya untuk memulihkan saldo dana darurat.

  1. Buat pos keuangan khusus Idul Fitri untuk tahun mendatang

Menyadari bahwa adanya pembengkakan dalam pengeluaran selama lebaran, maka sebaiknya Anda menyisihkan uang bulanan selama 11 bulan kedepan untuk mengantisipasi pengeluaran ekstra ini. Tidak harus besar, namun setidaknya Anda tahu sudah ada dana yang memang khusus dialokasikan untuk pengeluaran ekstra di bulan Ramadhan tahun mendatang. Anda dapat menggunakan bantuan tabungan berjangka atau investasi berkala di reksa dana psar uang.

  1. Investasi di instrumen investasi yang memberikan hasil tinggi

Bagi Anda yang masih bisa mengalokasikan dana gaji, maka investasi tetap diutamakan. Berinvestasilah ke instrumen investasi yang bisa memberikan hasil tinggi atau setidaknya melebihi bunga deposito dan inflasi. Namun, jangan terjebak dengan menjadikan instrumen investasi sebagai praktik mengarah perjudian demi mendapatkan hasil yang sebesar-besarnya dalam waktu yang sesingkatnya.

 

Live a Beautiful Life!