Hemat Belanja Bulanan

From the desk of  Fioney Sofyan

Belanja bulanan adalah kebutuhan rutin yang memang harus dikeluarkan, karena memang menyangkut belanja rumah tangga untuk makan dan lain-lain, kesehariannya. Namun ternyata sering kita tergoda untuk sebenarnya membeli hal-hal yang sebenarnya tidak perlu, sehingga malah membuat belanja bulanan ini membengkak.

Dengan pengeluaran rutin bulanan ini, bukan berarti hal ini tidak bisa disiasati. Ada 7 kebiasaan kecil dalam belanja bulanan yang bisa kita lakukan, yang malah akan menghemat pengeluaran.

 

1. Rencanakan jadwal makan untuk 1 (satu) bulan

Dengan merencanakan menu apa yang akan dimasak untuk makan sebulan, akan membuat Anda bisa mengetahui secara detail bahan makanan apa saja yang dibutuhkan. Pembelian lebih banyak bahan makanan tertentu bisa membuat harganya lebih murah. Tidak hanya itu, Anda akan terhindar dari pembelian bahan makanan yang tidak perlu, hanya karena Anda pikir bumbu tertentu atau bahan untuk membuat kue misalnya, sudah habis. Membeli secukupnya sesuai kebutuhan akan membuat Anda mengirit sekali pengeluaran.

 

2. Buat list catatan, dan jangan menyimpang karena tergoda cemilan

List catatan daftar belanjaan akan membantu Anda untuk mengingat apa yang sebenarnya Anda butuhkan. Namun seringkali malah kita tergoda untuk membeli cemilan atau benda yang tidak kita butuhkan, hanya karena tergoda promosi, atau ingat bagaimana kakak atau adik di rumah suka dengan cemilan tertentu. Biasanya justru bahan-bahan yang tidak ada dalam list inilah yang akan memakan porsi terbesar dalam belanja bulanan. Kalaupun memang ternyata cemilan adalah suatu hal yang sudah menjadi kebutuhan, maka sebaiknya dibudgetkan untuk jatah cemilan untuk keluarga.

 

3. Manfaatkan diskon harian supermarket untuk menghemat beberapa item tertentu

Setiap kali kita berbelanja di supermarket, pasti ada beberapa item tertentu yang memiliki potongan harga. Memanfaatkan potongan harga ini bisa membantu kita dalam penghematan. Namun bukan berarti hal ini malah membuat kita menjadi lebih sering ke supermarket. Tentukan saja kapan ingin ke tempat perbelanjaan dan perhatikan harga diskon terlebih dahulu dan tetap sesuaikan dengan kebutuhan, jangan berlebihan.

 

4. Budgetkan

Atau buatlah pos-pos pengeluaran. Dengan membudgetkan seluruh pengeluaran dan disiplin dalam mempergunakan budget yang sudah ditentukan ini, maka penghematan akan dengan mudah terjadi. Jangan tergoda untuk mempergunakan budget dari pos pengeluaran lain, apabila ternyata ‘jatah jajan’ atau pengeluaran untuk pos tertentu yang tidak bersifat wajib sudah habis.

Dengan demikian Anda juga akan semakin bijak dalam belajar mengalokasikan berapa dana sebenarnya yang Anda butuhkan untuk kebutuhan tertentu.

 

5. Ganti cemilan anak-anak dengan buah atau makan yang lebih sehat lainnya

Kue kering, snack, coklat akan selalu menggiurkan baik untuk anak maupun anggota keluarga yang lain. Dan ternyata pengeluaran terbesar suatu belanja keluarga ada di bagian cemilan ini. Cobalah untuk mengurangi cemilan atau snack untuk keluarga ini, dan menggantikannya dengan makanan agar tercipta pola hidup sehat. Anda akan terkejut sendiri melihat berapa banyak dana yang bisa Anda simpan dengan berhemat di bagian cemilan dan belanja tidak tercatat dalam list belanja.

 

6. Perhatikan kapan expired date bahan makanan tertentu, terutama untuk saus dan bumbu

Kadang tanpa sadar, kita suka membeli bumbu atau bahan saus lain, tanpa memperhatikan tanggal expired. Atau dengan kata lain, menyetok bahan-bahan tersebut, sehingga akhirnya terlupa dan akhirnya terpaksa dibuang karena sudah melewati masa ekspirasi. Untuk itu hanya membeli bumbu dan saus yang memang dibutuhkan, bukan hanya karena ada rencana ingin memasak sesuatu yang kemudian terlupa. Disinilah pentingnya membuat rencana masak selama satu bulan, agar terhindar dari hal-hal sepele yang merugikan seperti ini.

 

7. Kurangi memesan makanan delivery, memasak lebih baik daripada pesan antar

Makan bersama keluarga di restoran tertentu memang menyenangkan. Namun sebaiknya jadikanlah hal itu sebagai kegiatan bersama yang bisa dilakukan akhir pekan, bukan untuk jatah makan setiap hari dengan pesan antar, hanya karena Anda enggan memasak. Memasak untuk keluarga tetap akan membuat Anda berhemat banyak, dibandingkan dengan memesan makanan melalui pesan antar. Coba Anda hitung kembali, berapakah biaya yang Anda keluarkan setiap minggu atau setiap bulannya untuk layanan pesan antar?

Satu hal yang pasti membuat penghasilan tergerus banyak adalah gaya hidup. Oleh sebab itu sebaiknya Anda menyesuaikan kemampuan Anda dengan kebutuhan, agar uang hasil jerih payah Anda tidak hanya habis tanpa sisa. Memiliki pengeluaran untuk hiburan tentu saja boleh, apalagi dengan keluarga. Namun bukan berarti hal-hal seperti itu tidak bisa disiasati. Perhatikan kembali cash flow yang Anda miliki, dan sisihkan untuk investasi, agar Anda tetap memiliki simpanan yang bisa dipergunakan untuk meraih tujuan keuangan. Live a beautiful life!