Investasi Untuk Generasi Millennial

From The Desk Of Fioney Sofyan

Apakah salah satu dari kalian adalah generasi millennials? Generasi millennials memang memiliki ciri dan kebiasaan yang berbeda dengan generasi lainnya, terutama di bidang gaya hidup.

Adapun beberapa ciri khusus dari generasi millennials lahir di tahun 1981-94, suka berpindah kerja, mengutamakan gaya hidup dan 80% tidak sanggup beli rumah.

Adapun ketidak sanggupan generasi millennials ini juga dipengaruhi oleh berbagai faktor, antara lain perbedaan keterbatasan lahan yang ada sekarang dibandingkan dengan 20-30 tahun yang lalu, harga yang juga semakin melambung, sehingga dengan dasar pemikiran tersebut maka generasi millennials lebih memilih untuk mengontrak saja. Kalaupun membeli rumah, maka akhirnya terpaksa membeli rumah di tempat yang lumayan jauh sehingga sulit bagi kalian untuk mengambil keputusan-keputusan keluarga bersama.

Namun bukan berarti generasi millennials tidak sadar akan kepentingan untuk berinvestasi ya. Ada 5 hal yang bisa dijadikan sebagai bahan pertimbangan investasi untuk generasi millennials, yaitu:

 

 

1. Keep it simple, artinya dibuatlah sesederhana mungkin.

Investasi bisa menjadi sesuatu yang rumit untuk generasi millennials. Dan dengan kesibukan yang kalian miliki mungkin juga sulit untuk menambah beban dengan belajar kembali tentang banyaknya instrument investasi. Namun memang belajar mengerti tentang instrument investasi sangat dibutuhkan. Oleh sebab itu, awalnya penting bagi kalian untuk mengerti dan memiliki sedikitnya 1-2 jenis instrument investasi yang bisa kalian pahami.

 

2. Jangka panjang.

Kebiasaan millennials adalah serba instan. Namun jika kalian ingin berinvestasi untuk jangka panjang, maka hasil yang diperoleh juga bisa jauh lebih besar. Contoh misalnya kalian berinvestasi di reksadana sebesar Rp. 500.000,- per bulan dengan target imbal balik 15% per tahun, maka hasil yang bisa kalian dapatkan setelah 10 tahun adalah Rp. 140.000.000,00 dengan modal hanya Rp. 60.000.000,00. Apalagi jika kalian ternyata mampu menyisihkan sedikitnya Rp. 1.000.000,00 maka hasil imbal baliknya bukan hanya double, tapi malah lebih.

 

3. Aset yang produktif.

Memiliki aset yang produktif inilah yang seharusnya kalian miliki sebagai generasi milenials, yaitu asset yang tidak hanya bertambah nilainya, namun juga menghasilkan uang tambahan untuk kalian. Dan salah satunya adalah reksadana.

Platform yang dipergunakan untuk jual beli reksadana sudah bisa dilakukan secara online. Hal lain yang bisa kalian lakukan adalah dengan melakukan peer-to-peer lending, atau memberi pinjaman pada orang yang membutuhkan dana, dan properti. Properti di sini bisa berupa kepemilikan tanah, yang kemudian dijadikan kebun dan kalian menyewakannya pada orang lain untuk dioleh dan mendapatkan bagi hasil. Hal hal yang memang bisa produktif dan memberikan penghasilan berkala dan jangka panjang

 

4. Jadikan otomatis.

Banyaknya kesibukan kamu yang akhirnya membuat kamu sering lupa, sehingga tidak ada salahnya lho membuat otomatis dana investasi kamu karena selain memudahkan, akan membuat kalian menjadi lebih disiplin dalam berinvestasi. Dan otomatisasi ini juga dengan bantuan sistem. Jadi pada saat ada uang masuk, akan langsung terpotong untuk dialokasikan ke dalam instrument investasi yang kalian pilih, dengan mempergunakan fitur transfer berkala.

 

5. Persiapan dana pensiun.

Tentunya sebagai generasi millennials, kamu ingin bisa pensiun lebih dini bukan? Oleh sebab itu meski kalian baru berusia 20-an, sebaiknya dana pensiun suddah disiapkan lebih awal dari sekarang agar di usia 45 tahun kamu sudah dapat bersenang-senang.

 

Live A Beautiful Life!