Jika Mau Membeli Rumah Second

From The Desk of Prita Hapsari Ghozie

 

Prita Ghozie - ArticlesAnda ingin membeli rumah? Tapi, belum sreg dengan berbagai tawaran rumah-rumah baru di cluster yang dibangun oleh developer. Barangkali, membeli rumah second merupakan pilihan yang tepat untuk Anda. Sebelum membeli, simak tips berikut.

  1. Tentukan budget. Budget merupakan pertimbangan penting dalam membeli rumah. Jika membeli secara kredit, pastikan anda memiliki uang muka yang cukup minimal 30% dari harga untuk rumah bertipe di atas 70 meter persegi. Untuk rumah dengan tipe 36, 45, 60 maupun kredit rumah subsidi, jumlah DP nya bisa lebih rendah. Agar kondisi keuangan tetap sehat,pastikan juga bahwa jumlah total cicilan hutang termasuk cicilan KPR nanti maksimal 35% dari penghasilan gabungan anda dan pasangan.
  1. Periksa kondisi fisik rumah. Teliti kondisi rumah sebelum memutuskan. Beberapa hal yang perlu diperiksa diantaranya: kondisi tembok, atap dan plafon, sirkulasi udara, pencahayaan, listrik dan air, serangga pintu, lantai, kamar mandi, saluran air dan sebagainya. Jika ada yang memerlukan renovasi, perkirakan apa jumlahnya masih dalam batas kemampuan. Bawa anggota keluarga anda juga, karena hidup mereka juga akan terpengaruh.
  1. Kenali lingkungan sekitar. Jika anda akan tinggal di sana, anda harus merasa nyaman. Apakah rumah incaran dekat dengan fasilitas publik, berapa jaraknya ke tempat kerja atau sekolah anak, bagaimana kondisi lingkungannya di jam sibuk. Baik sekali jika anda bisa menengok rumah tersebut di waktu-waktu yang berbeda, saat pagi, siang dan malam hari untuk merasakan suasananya.
  1. Pastikan kelengkapan dokumen dan surat-surat. Jangan pernah jatuh cinta dengan rumah yang memiliki masalah dalam status kepemilikannya. Pastikan rumah yang akan anda beli telah memiliki surat-surat yang lengkap. Periksalah keaslian sertifikat rumah (SHM), sertifikat Ijin Mendirikan Bangunan (IMB), bukti Pajak Bumi Bangunan (PBB) dan lakukan pengecekan ulang pada semua dokumen tersebut. Pada pembelian rumah waris/peninggalan, notaris akan membutuhkan kehadiran dan tanda tangan semua ahli waris saat akad jual beli nanti. Anda juga perlu menyiapkan dana untuk pembayaran pajaknya dan Notaris ya. Notaris akan membantu menghitung pajak (BPHTB, PPh dan pajak waris jika ada) yang harus dibayar.
  1. Perbandingan harga. Lakukan riset perbandingan harga. Yang bisa menjadi patokan di antaranya adalah harga rumah di kompleks perumahan terdekat. Anda juga bisa mendatangi agen properti untuk mengetahui harga pasar di daerah tersebut. Sumber lainnya adalah para warga di sekitar kompleks tersebut.
  1. Prediksi Pertumbuhan Aset. Rumah yang berada di jalur sutet, terletak di lokasi banjir ataupun pernah menjadi tempat kejadian tidak menyenangkan (misalnya pembunuhan, kena longsor dll) biasanya memiliki nilai yang lebih rendah. Rumah di lokasi yang terlalu padat/ramai, dekat tempat sampah/kuburan juga kurang diminati.

Jika anda menginginkan rumah menjadi salah satu aset investasi masa depan yang menguntungkan, pilihlah rumah yang memiliki lokasi yang baik atau berada di daerah yang masih berkembang.

 

Live a Beautiful Life!