Money Relationship 101

From The Desk of Prita Hapsari Ghozie

 

Prita Ghozie - Articles

Cara tradisional dalam manajemen keuangan newlywed adalah suami bertugas sebagai breadwinner yang bertanggung jawab membawa pulang penghasilan untuk hidup keluarga. Sedangkan istri bertugas menjaga kehangatan rumah dan menyiapkan segala kebutuhan dari uang yang diberi suami.

 

Namun, sekarang banyak kita dapati baik suami maupun istri sama-sama bekerja untuk berbagai alasan yang berbeda. Dari mulai mendapatkan penghasilan keluarga yang lebih besar hingga sekedar mengisi kekosongan dalam rutinitas sehari-hari. persoalan tentang uang bisa menjadi satu masalah tersendiri. Kondisi umum yang sering dihadapi pasangan suami-istri di Indonesia adalah siapa yang harus bertindak sebagai manajer keuangan dalam rumah tangga.

 

Menurut pengamatan saya, ada empat kemungkinan yang bisa terjadi tentang pengelolaan uang dalam sebuah hubungan.

 

#1. Penghasilan suami dan istri digabung, lalu digunakan untuk keperluan keluarga.

#2. Penghasilan suami sepenuhnya milik keluarga, penghasilan istri milik sendiri.

#3. Suami memberikan uang bulanan kepada istri, tetapi jumlah penghasilan sesungguhnya tidak diketahui pasangan.

#4. Pembagian tugas dalam menyelesaikan kebutuhan. Misal gaji suami digunakan untuk bayar cicilan rumah, bayar uang sekolah anak, dan bayar belanja bulanan. Sedangkan gaji istri digunakan untuk bayar tagihan listrik, telepon, dan urusan liburan.

 

Tidak ada yang benar dan salah dalam model pengelolaan keuangan yang Anda berdua pilih. Namun, sebelum menikah, Anda berdua wajib terbuka mengenai berapa penghasilan yang diperoleh, siapa yang bertugas jadi manajer keuangan, dan bagaimana pembagian tugas dalam pengelolaan penghasilan.

 

Apa pun cara yang Anda pilih dalam mengatur keuangan dengan pasangan, Anda tetap harus memiliki satu rekening tabungan dan satu kartu kredit atas nama sendiri.

 

Sangat penting untuk memiliki track record finansial yang baik dengan bank atau lembaga keuangan lainnya. Anda tidak pernah tahu apa yang akan terjadi dalam keluarga di kemudian hari. Anda pun dapat mengatur sejumlah porsi penghasilan sendiri sesuai investasi yang Anda inginkan. Semoga bermanfaat.

 

Live a Beautiful Life!