Tips Membeli Properti Secara Take Over KPR

From The Desk of Prita Hapsari Ghozie

 

Prita Ghozie - Articles

Berminat membeli rumah pre-owned dengan metode take over KPR? Coba ikuti dulu tipsnya berikut ini. Semoga bermanfaat ya.

 

1.Perhatikan kondisi properti dan harganya

Walaupun membeli properti (hampir) selalu melibatkan emosi, tetap pertimbangkan bahwa properti yang akan dibeli harus menguntungkan. Properti seken biasanya memerlukan biaya renovasi. Perhitungkan komponen biaya renovasi sebelum melakukan transaksi.

 

2. Pilih Bank penyedia KPR

Lakukan riset sebelum memilih bank. Take over KPR bisa dilakukan di bank penyedia kredit sebelumnya, ataupun bank yang berbeda. Memilih bank untuk KPR berarti memilih partner untuk bertahun-tahun ke depan, karena KPR biasanya memiliki jangka waktu relatif lama. Yang perlu dipertimbangkan adalah: bunga kredit, biaya-biaya kredit, jangka waktu dan besarnya fix rate (biasanya 1-3 tahun), kebijakan untuk pelunasan penuh/sebagian, servis dan kemudahan yang ditawarkan. Cermati juga tawaran promo KPR dari berbagai bank.

 

3. Waktu take over

Perhitungan bunga dalam KPR biasanya menggunakan skema porsi bunga yang besar di awal, dan komponen pokok hutang yang besar di belakang. Artinya, akan lebih menguntungkan jika kita mengambil alih ataupun melunasi kredit di awal masa kredit karena pihak bank belum terlalu banyak mendapatkan keuntungan dari bunga.

 

4. Cek semua dokumen dan sertifikat

Pastikan semua dokumen dan sertifikat yang diperlukan telah terjamin legalitasnya. Oya, sebelum transaksi, anda bisa lho mendapatkan informasi dari pihak bank tentang status hutang si pemilik lama dan catatan pembayaran kreditnya.

 

5. Perencanaan Keuangan

Mengambil kredit KPR bisa sangat mempengaruhi arus kas bulanan anda dan jumlah dana kas yang tersedia. Pastikan anda memiliki uang yang cukup untuk Down Payment (minimal 30% dari alokasi kredit yang diberikan bank) dan cicilan bulanan maksimal 35% dari pendapatan rutin bulanan ya 🙂

 

6. Siapkan persyaratan lengkap

Pada dasarnya, membeli dengan take over KPR membutuhkan persyaratan yang sama dengan pengajuan KPR biasa. Siapkan dokumen-dokumen yang diperlukan seperti fotokopi KTP (suami istri), Kartu Keluarga, Surat Nikah, NPWP, slip gaji terakhir dan surat keterangan kerja (untuk karyawan) dan ditambah dengan SIUP, TDP, NPWP, HO, Akte Pendirian Perusahaan dari notaris dan laporan keuangan terbaru dalam 2 tahun terakhir untuk pengusaha.

 

Live a Beautiful Life!