Beli Rumah Yuk!

From The Desk of Prita Hapsari Ghozie

 

Prita Ghozie - Articles

Memiliki rumah tentunya merupakan prioritas utama bagi keluarga muda. Properti bisa jadi merupakan salah satu investasi terbaik yang pernah Anda lakukan, apalagi jika Anda membeli rumah tinggal utama. Pertama, keinginan membeli properti akan memaksa Anda untuk menyisihkan uang. Kebiasaan ini bisa terus terbawa seumur hidup Anda. Kedua, nilai investasi di properti hampir tidak pernah turun. Ya, bayangkan saja, dengan jumlah penduduk yang terus meningkat, luas bumi tidak makin bertambah bukan?

 

Saat ini paling tidak, ada 3 jenis kredit perumahan yang ditawarkan oleh bank konvensional dan bank syariah.

 

  • Pertama, KPR floating rate, dimana tingkat suku bunga bisa berubah-ubah setiap tahun berdasarkan keputusan sepihak dari bank.
  • Kedua, KPR fixed-rate, dimana tingkat suku bunga akan tetap selama tenor kredit. Keuntungan dari KPR fixed-rate adalah cicilan yang tetap sepanjang masa. Sehingga, Anda akan tahu persis berapa jumlah pembayaran cicilan setiap bulannya.
  • Ketiga, KPR hybrid, dimana bank akan memberikan fixed rate untuk 1 hingga 2 tahun pertama kemudian bunga menjadi floating rate. Keunggulan dari KPR hybrid adalah tingkat suku bunga yang umumnya lebih rendah daripada fixed rate di tahun pertama. Namun, seperti halnya floating rate, pihak bank akan menaikkan suku bunga KPR antara 2% -5% dari saat fixed rate.

 

Data statistik di Amerika Serikat mengatakan kredit dengan floating rate menjadi salah satu penyebab krisis subprime mortgage. Para pemilik rumah mengambil kredit di periode 2001 hingga 2004 saat tingkat suku bunga sangat rendah. Namun, saat tingkat suku bunga merangkak naik sejak 2006, mereka tidak memiliki kesanggupan untuk bayar cicilan bulanan. Sehingga, terjadilah kredit macet secara besar-besaran. Mengerikan bukan?

 

Itu sebabnya, saya sangat menganjurkan Anda untuk mengambil jenis KPR dengan cicilan tetap. Hal ini akan sangat memudahkan kita dalam membuat anggaran bulanan. Kita tidak perlu was-was menanti kenaikan tingkat suku bunga setiap ulang tahun kredit. Umumnya, nilai cicilan yang dibayarkan di tahun-tahun awal akan lebih tinggi daripada nilai cicilan kredit floating. Namun, dengan fluktuasi tingkat suku bunga, potensi jumlah total cicilan yang dibayarkan KPR cicilan tetap akan lebih sedikit daripada KPR jenis floating.

 

Live a beautiful life!