Kenali Jenis Asuransi

From The Desk of Prita Hapsari Ghozie

 

Prita Ghozie - Articles

Jenis Asuransi yang penting untuk dimiliki

 

Semakin hari kita semakin sadar bahwa asuransi adalah kebutuhan yang penting dalam memproteksi diri, keluarga dan harta benda disekeliling kita. Saat ini banyak sekali penawaran-penawaran produk dari perusahaan asuransi yang semuanya memberi kesan penting untuk dimiliki. Sebelum memutuskan untuk membeli suatu proteksi asuransi, ada baiknya kita memahami dulu mana asuransi yang sebenarnya dibutuhkan dan mana yang mungkin tidak dibutuhkan.

 

 

 

Jenis asuransi yang dibutuhkan:

  1. Asuransi jiwa. Proteksi ini sangat berguna semua orang, khususnya untuk orang yang memiliki tanggungan untuk memproteksi kelangsungan hidup keluarga/tanggungannya. Besar uang pertanggungan dan jangka waktu proteksi bisa disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing orang.
  2. Asuransi kesehatan. Kesehatan adalah modal utama dalam mencari nafkah sehingga perlindungan akan hal ini menjadi sangat penting. Bagi para karyawan, asuransi kesehatan umumnya telah disediakan oleh perusahaan. Namun tidak ada salahnya memiliki perlindungan tambahan jika jumlah proteksi dari kantor dianggap belum memadai.
  3. Asuransi properti. Properti dan isinya seringkali menjadi harta dengan nilai terbesar dalam daftar aset pribadi atau keluarga. Karena itu pastikan property kita selalu terlindungi dari segala macam risiko seperti kebakaran, bencana alam serta kemalingan. Dengan demikian maka kita tidak terbeban untuk mengganti atau memperbaiki properti tersebut saat ditimpa suatu risiko.
  4. Asuransi kendaraan bermotor. Sama halnya dengan properti, biaya untuk memperbaiki atau mengganti kendaraan bermotor relatif memakan biaya yang tidak sedikit. Dengan demikian maka proteksi atas kendaraan bermotor menjadi hal yang wajib untuk dimiliki.

Selain jenis asuransi diatas, ada beberapa contoh jenis asuransi yang mungkin tidak dibutuhkan oleh setiap orang, seperti:

  1. Asuransi jiwa untuk kredit kepemilikan rumah (KPR). Asuransi ini sebenarnya bertujuan untuk mengamankan proses pembiayaan rumah jika terjadi risiko kematian terhadap peminjam. Akan tetapi pada kasus orang yang telah memiliki proteksi jiwa memadai, asuransi jiwa tambahan ini hanya menjadi tambahan biaya karena memberikan proteksi yang melebihi kebutuhan.
  2. Asuransi perjalanan atau penerbangan. Sama seperti asuransi jiwa untuk KPR, asuransi perjalanan ini sebenarnya tidak dibutuhkan lagi bagi orang yang sudah memiliki proteksi jiwa memadai. Tambahan biaya premi yang dikeluarkan menjadi tidak berguna karena memberikan tambahan perlindungan yang berlebihan.
  3. Asuransi kecelakaan. Asuransi jiwa dibutuhkan untuk memproteksi keluarga kita dari kematian tulang punggung keluarga karena sebab apapun, baik sakit maupun kecelakaan. Jika kita telah memiliki proteksi jiwa dengan pertanggungan yang optimal maka asuransi jiwa atas kecelakaan menjadi tidak dibutuhkan.

Demikian beberapa hal yang harus diperhatikan sebelum memutuskan membeli suatu jenis asuransi. Semoga bermanfaat.

Live a Beautiful Life!