Naik Haji Tahun depan? Siapkan Yuk !

From The Desk of  Jayadin R Binaardi

 

Foto - JayadinHai sobat ZAPFin, sudah siap berangkat menunaikan ibadah haji tahun depan? Kira-kira berapakah dana yang perlu kita persiapkan? Yuk, kita bahas bersama-sama.

Tahun 2014, Ongkos Naik Haji (ONH) yang di tetapkan oleh pemerintah adalah sebesar $3.218,48 atau setara dengan Rp. 37 juta ($1=Rp. 11.500). Sedangkan tahun 2013, pemerintah menetapkan sebesar $3.527 setara dengan Rp. 33.8juta ($1=Rp. 9.500). Berapa ONH tahun 2015? bila mengacu pada data tersebut kita dapat ketahui bahwa biaya ONH naik sekitar 10% setiap tahunnya.

 

Dari data diatas, kita bisa ketahui bahwa sisa kekurangan ONH sebesar 12 juta (37 juta-25 juta). Apakah hanya itu saja? Perlu disadari bahwa dana yang akan kita keluarkan bukan hanya ONH saja tapi ada dana lain, misalkan dana syukuran keberangkatan dan kepulangan, oleh-oleh, konsumsi tambahan, biaya pemeriksaan kesehatan, biaya paspor, dana darurat haji dan biaya hidup untuk keluarga yang di tinggalkan di rumah. Memang rincian dana tersebut tidaklah wajib, namun perlu dipersiapkan agar ibadah haji kita menjadi lebih tenang.

Dana sisa kekurangan ONH dan dana tambahan diatas dapat kita siapkan di masa tunggu kouta. Masa tunggu kouta haji di setiap daerah berbeda-beda tergantung jumah pendaftar dan jumlah kouta pertahunnya, untuk wilayah Jabodetabek rata-rata sekitar 4-8 tahun.

Misalkan masa tunggu kouta haji kita selama 5 tahun lagi, dan sisa kekurangan ONH sebesar 12 juta, biaya syukuran 3 juta, biaya oleh-oleh sebesar 3 juta, biaya kesehatan dan paspor 1 juta, konsumsi tambahan dan dana darurat haji 3 juta dan biaya hidup untuk keluarga yang ditinggalkan sebesar 3 juta sehingga total 25 juta. Dan misalkan masa tunggu kouta kita selama 5 tahun. Dengan rata-rata kenaikan yang disebabkan inflasi sebesar 10% pertahun, maka selama 5 tahun diperkirakan 25 juta tersebut menjadi 40 juta.

 

Menabung atau Investasi?

Untuk memenuhi dana 40 juta tersebut ada dua strategi yang dapat kita ambil, yakni menabung atau berinvestasi. Jika menabung di bank dengan return (bunga/margin) sebesar 2%, maka anda memerlukan dana sebesar 650 ribu perbulan atau 7.7 juta pertahun selama 5 tahun. Sedangkan dengan berinvestasi di reksadana syariah dengan rata-rata return sebesar 15% maka anda memerlukan dana sebesar 452 ribu perbulan atau 5.94 juta pertahun selama 5 tahun. Walaupun dirasakan lebih ringan investasi, namun perlu disadari bahwa berinvestasi harus dipahami risikonya agar manfaatnya dapat dinikmati.

Selamat menentukan pilihan dan semoga menjadi haji yang mabrur.

 

Live a Beautiful Life !